Investasi Pasar Modal

Investasi Pasar Modal pada umumnya memiliki risiko yang relatif besar, tapi dapat memberikan hasil investasi yang besar. Investasi pasar modal disarankan dilakukan dalam jangka waktu yang panjang (lebih dari 5 tahun) sehingga dapat meredam fluktuasi kerugian investasi yang mungkin terjadi pada jangka pendek. Pasar Modal adalah kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdangan efek, perusahaan publik berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi berkaitan dengan efek. Pasar Modal menyediakan berbagai alternatif bagi para investor selain alternatif investasi lainnya, seperti: menabung di bank, membeli emas, asuransi, tanah dan bangunan, dan sebagainya. Tujuan investasi yang utama adalah bahwa setiap orang mengharapkan sesuatu, yang lebih layak di masa depan dari investasi yang dilakukannya.  Pasar Modal bertindak sebagai penghubung antara para investor dengan perusahaan ataupun institusi pemerintah melalui perdagangan instrumen melalui jangka panjang seperti obligasi, saham, dan lainnya.

Investasi Pasar Modal Terbagi Atas :
Obligasi
Obligasi dikeluarkan dengan tujuan agar perusahaan yang mengeluarkan obligasi tersebut mendapatkan sejumlah dana untuk mengembangkan bisnis dengan menerbitkan dan menjual surat berharga tersebut dan memberikan janji berupa bunga yang tetap sebagai kewajibab yang harus dibayarkan perusahaan hingga jatuh tempo. Ketika jatuh tempo, perusahaan membeli kembali surat berharga tersebut sesuai dengan nilainya. Jadi Obligasi juga dikenal dengan Surat Hutang.
Investasi Pasar Modal

Saham
Saham adalah surat berharga yang menunjukkan bagian kepemiliki atas suatu perusahaan. Memiliki saham sama dengan memiliki aset perusahaan itu sendiri. Misalnya, jika anda memiliki 70% saham dari satu perusahaan, maka 70% aset perusahaat tersebut menjadi hak pemilik saham tersebut. Namun jika perusahaan yang memiliki mayoritas saham, maka tentu si perusahaan yang memiliki hak terbanyak untuk menentukan jalannya perusahaan, berhak mendapatkan hasil terbanyak sesuai dengan proporsi kepemilikan sahamnya. Instrumen investasi bisa memberikan keuntungan yang relatif sangat besar, sekaligus memiliki risiko yang besar. Keuntungan saham disebut juga Dividen. 
Jenis SahamAda beberapa tipe dari saham, termasuk saham biasa (common stock) dan saham preferen (preferred stock). Saham preferen biasanya disebut sebagai saham campuran karena memiliki ciri-ciri hampir sama dengan saham biasa. Biasanya saham biasa hanya memiliki satu jenis tapi dalam beberapa kasus terdapat lebih dari satu, tergantung dari kebutuhan perusahaan. Saham biasa memiliki beberapa jenis, seperti kelas A, kelas B, kelas C, dan lainnya. Masing-masing kelas dengan keuntungan dan kerugiannya sendiri-sendiri dan simbol huruf tidak memiliki arti apa-apa. (Sumber dari Wikipedia)

0 Response to "Investasi Pasar Modal"

Posting Komentar