Asuransi penipu, asuransi prudential penipu, asuransi car penipu, asuransi allianz penipu...Cukup banyak kami dapati kalimat ini ketika browsing tentang asuransi di google. Sepertinya mereka benar-benar tertipu. Sehingga dengan cepat menuliskan keluhannya di melalui internet. Setelah membaca tulisan mereka, bukan maksud membeli para perusahaan asuransi, kebanyakan mereka merasa tertipu karena kesalahan sendiri.
Kenapa kami berkata demikian? Sebab mereka tidak mengerti atau paham isi dari polis asuransi yang mereka beli. Jadi bisa saja karena godaan si agen asuransi tersebut. Mungkin saja agen itu temannya atau keluarganya sehingga ketika membelinya tidak membaca sampai selesai atau detail isi polis tersebut. Padahal segalanya ada di dalamnya. Dan bisa juga karena merasa sangat percaya dengan godaan dan rayuan si marketingnya langsung tandatangan tanpa paham atau mendengarkan lebih jelas. Sehingga ketika tiba dibutuhkan, klaimnya tidak dicairkan.
Ada pernah kami baca sebuah tulisan keluhan dalam koran, di kolom surat pembaca. Dimana ia menjelaskan karena pernah satu kali tidak membayar premi, lalu dibayar dibulan berikutnya. Tapi saat ingin mengklaim, ternyata ditolak. Perusahaan Asuransi mengatakan bahwa jika tidak membayar dalam sebulan, dianggap putus kontrak walaupun dibayar bulan berikutnya tanpa pemberitahuan. Jadi si nasabah ini memang membayar, tapi tidak mengkonfirmasi kepada pihak perusahaan asuransi.
Jadi, bisa kita ambil kesimpulan disini. Seorang Nasabah harus paham betul. Sehingga ketika membeli produk asuransi, benar-benar mengetahui apa yang menjadi hak dan kewajiban sebagai nasabah. Membaca, mengetahui dan memahami isi polis. Jangan asal beli. Akhirnya menuduh pihak perusahaan yang menipu.
Lalu muncunlah " Asuransi penipu, asuransi prudential penipu, asuransi car penipu, asuransi allianz penipu"
Tapi bukan berarti kami mengatakan bahwa perusahaan asuransi itu semuanya benar. Memang ada beberapa dari mereka yang bermain. Namun sepengetahuan kami, banyak dilakukan oleh agen atau tenaga penjualnya.
LALU Kenapa Anda Ditipu?
Kenapa anda, kamu, saya yang lain bisa tertipu? Karena kita semua bisa ditipu mereka. Agar selanjutnya tidak kena tipu lagi oleh asuransi. Jangan mau alias hati-hati, pelajari, baca, ketahui dan pahami produk asuransi yang hendak dibeli. Ingat lagi, mereka semua marketing yang sudah dilatih bagaimana cara menjual. Mereka bukan marketing biasa (BMB).
Ketika tenaga penjual asuransi menawarkan produknya, mereka jarang sekali menyampaikan ke calon nasabah apa kekurangan dari produk asuransi itu. Tapi dengan terus menerus mengimingi kita dengan manfaatnya. Jika.......ini..maka....ini.....
Karena itu tugas mereka, mereka menjual menjual dan menjual. Jadi bagaimana cara agar dagangannya laku....Iya sama dengan penjual ditoko-toko ataupun dipasar-pasar. Mereka selalu mengatakan ini bagus..bagus...bagus...
Hati-Hati Membeli Asuransi Lewat Telemarketing........(Kalau perlu JANGAN"
Anda pengguna kartu kredit? Pasti cukup seringlah menerima telepon yang menawarkan produk asuransi, dengan embel-embel lagi promo, "hanya untuk anda saat ini juga". Mereka sangat pintar loh agar kita mudah percaya dan tertarik. INGAT, mereka hanya menyampaikan manfaatnya besarnya tanpa memberitahukan apa kelemahan dari produk yang mereka tawarkan. Walaupun tergolong murah, sebaiknya jangan pernah menjawab "iya".
Jangan Buat Diri Anda Yang Tertipu Selanjutnya...
Tentu asuransi swasta itu sangat penting, apalagi bagi orang yang memiliki keuangan yang cukup. Namun, baiknya kita saling mengingatkan agar berhati-hati dan bijak dalm membeli. Belilah sesuai kebutuhan dan kemampuan. Jika merasa belum perlu, sebaiknya ditahan dulu. Walaupun agennya adalah gadis yang cantik, pria yang ganteng, keluargamu, teman baikmu dan lainnya.

0 Response to "Asuransi Penipu atau Kita Yang Bisa Ditipu?"
Posting Komentar