Investasi Saham

Saham adalah Surat berharga yang menunjukkan bagian kepemilikan atas suatu perusahaan. Perusahaan yang dimaksud disini adalah perusahaan yang menjual saham tersebut. Jika anda membeli saham telkomsel berarti anda membeli sebagian kepemilikan atas perusahaan telkomsel tersebut. Dan anda berhak atas keuntungan perusahaan dalam bentuk dividen, jika perusahaan mebukukan keuntungan sesuai besar saham yang anda beli. 

Dengan menerbitkan saham, perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pendanaan jangka panjang memungkinkan untuk 'menjual' dalam kepentingan dalam bisnis - saham (efek ekuitas) - dengan imbalan uang tunai. Saham dijual melalui pasar primer (primary market) atau pasar sekunder (secondary market).

Ada beberapa tipe dari saham, termasuk saham biasa (common stock) dan saham preferen (preferred stock). Saham preferen biasanya disebut sebagai saham campuran karena memiliki ciri-ciri hampir sama dengan saham biasa.

Saham Biasa (common stock) adalah suatu sertifikat atau piagam yang memiliki fungsi sebagai bukti pemilikan suatu perusahaan dengan berbagai aspek-aspek penting bagi perusahaan. Pemilik saham akan mendapatkan hak untuk menerima sebagaian pendapatan tetap / deviden dari perusahaan serta kewajiban menanggung resiko kerugian yang diderita perusahaan. Pemegang saham biasa memiliki kewajiban yang terbatas. Artinya, jika perusahaan bangkrut, kerugian maksimum yang ditanggung oleh pemegang saham adalah sebesar investasi pada saham tersebut.

Sementara Saham preferen adalah saham yang pemiliknya akan memiliki hak lebih dibanding hak pemilik saham biasa. Pemegang saham preferen akan mendapat dividen lebih dulu dan juga memiliki hak suara lebih dibanding pemegang saham biasa seperti hak suara dalam pemilihan direksi sehingga jajaran manajemen akan berusahan sekuat tenaga untuk membayar ketepatan pembayaran dividen preferen agar tidak lengser.
Investasi Saham

Saham Preferen memiliki karakteristik sebagai berikut:
  • Memiliki berbagai tingkat, yang dapat diterbitkan dengan karakteristik berbeda
  • Tagihan terhadap aktiva dan pendapatan, memiliki prioritas lebih tinggi dari saham biasa dalam hal pembagian dividen
  • Dividen kumulatif, bila belum dibayarkan dari periode sebelumnya maka dapat dibayarkan pada periode berjalan dan lebih dahulu dari saham biasa
  • Konvertibilitas, dapat ditukar menjadi saham biasa, bila kesepakatan antara pemegang saham dan organisasi penerbit terbentuk

Penghasilan Investasi Saham :
Deviden
Bagian laba perusahaan yang dibagikan pada pemegang saham. Deviden ini biasanya dibagikan tiap kurun waktu  tertentu, misalnya 3 bulan sekali, atau tiap tahun sekali. Proporsinya sebanding dengan jumlah saham yang  dimiliki, semakin banyak saham yang Anda punya, semakin besar  bagian deviden yang Anda terima. Tapi ada kalanya pula deviden tidak dibagikan oleh perusahaan, misalnya saat perusahaan merugi atau  berdasar kebijakan Rapat Umum Pemegang Saham.

Capital Gain
Yaitu keuntungan yang didapat dari selisih harga dalam  jual beli saham. Misalnya, Anda membeli 1000 saham perusahaan ABC yang harganya  Rp 1000/ lembar (total Rp 1.000.000). Beberapa waktu kemudian, harga saham itu naik menjadi  Rp 1.250/ lembar, bila saat itu Anda menjual saham yang Anda miliki, Anda akan  mendapat capital gain sebesar Rp 250 / lembar saham atau total Rp 250.000.

SAHAM Adalah surat tanda bukti turut serta di dalam modal perseroan terbatas. Pemilik saham dari PT adalah pemegang saham atau pesero 
Jenis saham : 
  • Dilihat dari bentuk : saham atas nama dan atas pembawa 
  • Dilihat dari penetapan nilai saham : saham atas nilai nominal, tanpa nilai nominal, saham tanpa nilai nominal tapi mempunyai nilai yang dinyatakan 
  • Ditinjau dari hak-hak yang dimiliki oleh saham : saham biasa dan saham preferen 

Sumber dari Wikipedia/ bisnisinvestasisaham.com

0 Response to "Investasi Saham"

Posting Komentar