Asuransi Jiwa Unit Link Cocok Untuk....(BACA dulu Sebelum BELI)

Asuransi Jiwa Unit Link adalah program asuransi yang menggabungkan dua manfaat sekaligus yaitu proteksi dan investasi. Jadi, premi yang kita bayarkan setiap bulan tersebut dibagi menjadi dua. Jika seseorang membeli asuransi jiwa unitlink, maka orang tersebut akan mendapatkan jaminan kesehatan, jaminan kematian dan hasil investasi. Investasi adalah suatu cara menyimpan sejumlah uang dengan suatu harapan akan mendapatkan keuntungan finansial pada masa depan. Tak hanya itu, produk unit link juga menawarkan fleksibilitas bagi para nasabah untuk mengubah porsi asuransi jiwa dan investasi mereka, serta mengubah jenis dana investasi sesuai dengan kebutuhan. Dengan catatan, polis masih aktif. Dengan kelebihannya tersebut, proteksi sekaligus investasi, tak heran banyak konsumen yang tertarik membeli produk unit link ketimbang produk asuransi tradisional yang hanya fokus menjual proteksi. Tetapi sebaiknya konsumen jangan terlalu buru-buru terbuai dengan iming-iming kombinasi investasi dan proteksi dalam satu produk seperti yang ditawarkan unit link. Sebab, sama dengan produk investasi lainnya, unit link juga tidak bebas risiko. Salah satunya risiko penurunan nilai investasi.

Oke, berikut kita bahasa satu persatu dari produk asuransi unit link ini:
  • Asuransi Kesehatan pada umumnya akan menawarkan kepada anda opsi atau pilihan rumah sakit, yang disebut plan A, pla B dan seterusnya. Dan premi setiap Plan A hingga Plan selanjutnya tentu berbeda.
  • Asuransi Jiwa akan memberikan anda sejumlah manfaat uang pertanggungan (UP).
Uang Pertanggungan adalah sejumlah uang yang akan diberikan kepada ahli waris dari perusahaan asuransi selaku Penanggung, apabila terjadi resiko meninggal terhadap diri Tertanggung. Uang Pertanggungan ini semacam warisan yang dipersiapkan untuk ahli waris.
  • Investasi - Pihak Asuransi akan menawarkan beberapa jenis investasi pada anda yaitu pasar uang (money market), pendapatan tetap (fixed income), campuran (managed) dan saham (equity).  

LALU, untuk siapakah cocok produk asuransi jiwa unit link ini?
  • Calon pemegang polis yang memiliki kelebihan uang (idle money) dan bermaksud meningkatkan kekayaannya.
  • Calon pemegang polis yang suka berinvestasi jangka panjang;
  • Calon pemegang polis yang suka melakukan investasi tetapi tetap ingin diproteksi;
  • Calon pemegang polis yang masih bekerja dan ingin menyiapkan tabungan.

Perhatikan, jika anda tidak termasuk dalam urutan nomor satu (memiliki kelebihan uang). Kami sarankan untuk tidak membeli produk unit link. Karena harga premi yang harus dibayarkan per bulannya tentu sangat tinggi. Produk asuransi jiwa unit link memberikan berbagai manfaat, pastikan Anda memahami mekanisme dan fitur produknya. Saat mengisi Surat Permohonan Asuransi Jiwa, Anda perlu mengetahui betul berapa porsi asuransi jiwa dan berapa porsi investasi dari kontribusi Anda. (Kontribusi = premi)
Asuransi Jiwa Unit Link Cocok Untuk....(BACA dulu Sebelum BELI)
sumber gambar dari finansialku.com
Selanjutnya pahami mekanisme dana investasi. Sebab premi yang masuk akan di alokasikan ke dana investasi yang anda pilih. Sehingga selanjutnya anda juga bisa memonitoring kegiatan investasi anda. Hal yang penting untuk Anda ingat adalah bahwa hasil investasi baru dapat maksimal apabila dilakukan dalam jangka panjang.

Paling penting selanjutnya adalah anda harus mengetahui tentang risikonya. Karena setiap instrumen investasi memiliki risiko investasi yang ditanggung oleh nasabah. Jadi sebaiknya bertanyalah sebanyaknya kepada agen/ sales asuransi secara detail. Memang pada umumnya para agen akan melihat profil risiko setiap calon nasabahnya dan mereka akan mengarahkannya ke risiko yang sesuai. Contohnya apakah Anda termasuk orang yang berani menanggung risiko investasi tinggi seperti di saham (agresif), orang yang menginginkan hasil investasi dari berbagai instrumen investasi campuran(moderat), atau orang yang ingin meminimalkan risiko investasi seperti di obligasi atau deposito (konservatif). 

Memang menarik untuk membahas produk asuransi jiwa unit link ini. Karena banyak orang yang tertarik membelinya. Walaupun ada risiko kehilangan nilai investasi. Tetapi saja masyarakat optimis akan mendapatkan investasi berlipat. Saran dari kami, sebaiknya agar membandingkan dahulu mana yang lebih baik, membeli satu paket proteksi dan investasi sekaligus (unit link) atau terpisah. Membeli produk proteksi sendiri dan produk investasi juga sendiri. 

Dikutip dari Ojk.go.id bahwa salah satu kekurangan unit link kata perencana keuangan Aidil Akbar Madjid, konsumen tak dapat melacak ke mana dananya diinvestasikan dan biaya apa saja yang harus dikeluarkan menyusul pilihan investasi tersebut. Inilah yang membedakan unit link dengan reksa dana. Produk unit link juga kurang memberikan keleluasaan kepada nasabah untuk menghentikan investasinya ketika mengalami kesulitan finansial. Makanya ada baiknya juga mengambil asuransi dan investasi secara terpisah. Jangan hanya terlalu fokus pada iming-iming keuntungan yang dijanjikan oleh si agen.

Jangan pernah berharap bahwa anda akan meraih investasi yang optimal di lima tahun pertama. Sebab pada periode tersebut, hasil investasi anda akan dikurangi dengan biaya akuisisi. Belum lagi biaya-biaya lainnya. Jangan sampai kelupaan loh, kadang ada agen asuransi yang nakal. Sengaja atau memang lupa tidak memberitahukan bahwa ada beberapa biaya-biaya yang harus anda bayar. Dan itu dipotong dari nilai investasi anda. Bahkan, ada produk asuransi link unit yang membebankan biaya akuisisi kepada nasabah hingga 41 persen dari setoran premi asuransi untuk lima tahun pertama. HATI-HATILAH. Benar-benar pelajari. 

Nah untuk menghindari hal itu, berikut tips dari Devi Dimitra Maksum dari Manulife Financial (dikutip dari sikapiuangmu.ojk.go.id mengatakan :
  • Pertama, pilih jenis unit link yang sesuai dengan profil pribadi kita. Misalnya, nasabah konservatif jangan memilih unit link dana saham yang berisiko tinggi, sebaliknya nasabah agresif jangan memilih unit link pendapatan tetap yang memberi imbal hasil rendah.
  • Kedua, membeli unit link dari perusahaan asuransi yang sehat, besar, dan terpercaya. Selain itu pelajari juga track record perusahaan tersebut dalam membayar klaim nasabah apakah mudah atau sulit.
  • Ketiga, pelajari dengan seksama ilustrasi produk unit link yang dibuat oleh agen. Jangan ragu sedikit pun untuk menanyakan jika merasa kurang jelas atau tidak paham. Di samping itu, pastikan agen memiliki lisensi atau sertifikat sebagai agen penjual unit link yang dikeluarkan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Hanya agen yang memiliki sertifikat ini yang berhak menawarkan produk unit link kepada konsumen.
  • Keempat, cermati komponen biaya yang diberlakukan perusahaan asuransi penerbit unit link. Sebagai gambaran, jika kita membeli reksa dana langsung ke manajer investasi akan dikutip fee pengelolaan dana sekitar 2%, maka ketika kita membeli unit link dari perusahaan asuransi, logikanya kita akan dikenakan fee dua kali: untuk membayar perusahaan asuransi dan membayar si manajer investasi.

Apa yang harus diperhatikan sewaktu membeli
  • Mempelajari Proposal penawaran yang diajukan oleh agen
  • Memenuhi persyaratan-persyaratan
  • Mempelajari cara pembayaran premi
  • Mengisi sendiri Surat Permohonan Asuransi Jiwa (SPAJ)
  • Memahami hal Pengecualian
  • Memahami tata cara pengajuan klaim
(Biaya Akuisisi adalah biaya perolehan atas polis yang akan dibebankan Perusahaan Asuransi ke nasabah ketika membeli polis asuransi jiwa untuk mendapatkan fasilitas polis, biaya ini umumnya dipergunakan untuk membiaya operational perusahaan dan termasuk di dalamnya adalah untuk membayar komisi si agent.)

sumber informasi dari ojk.go.id

0 Response to "Asuransi Jiwa Unit Link Cocok Untuk....(BACA dulu Sebelum BELI)"

Posting Komentar