Asuransi apa pun yang akhirnya anda pilih itu bukan urusan kami. Namun, sebagai sesama manusia kita perlu saling berbagi dan saling mengingatkan. Siapa tahu tips yang kami berikan di artikel ini bisa membantu anda memilih asuransi yang tepat untuk keluarga yang bahagian di masa depan. Bukan malah membuat keluarga anda bingung dan bukannya untung malah buntung. Kita haruslah memilih asuransi yang tepat, agar asuransi yang kita dapatkan benar-benar produk asuransi yang tepat dan tentu sesuai dengan kebutuhan saat diperlukan. Untuk apa beli asuransi mahal-mahal tapi ketika sakit tidak bisa dipergunakan. Malah belakangan terakhir produk asuransi juga dinilai penuh risiko karena ada kemungkinan klaim tidak bisa dicairkan. Jadi jangan sungkan bertanya pada agen saat beli polis apa hak kita sebagai pembeli dan kewajiban penjual. Selain itu, pilih produk atau perusahaan asuransi yang sudah terjamin keamanannya dan dipercaya.
Asuransi jiwa sangat dibutuhkan bagi orang tua atau bagi pencari nafkah bagi keluarganya. Sementara untuk anggota keluarga dibutuhkan asuransi kesehatan, asuransi pendidikan untuk kelangsungan pendidikan anak dan asuransi kecelakaan, asuransi pekerjaan dan asuransi lainnya. Dan jika memiliki dana yang lebih tidak salah menambah asuransi tabungan yaitu asuransi dwiguna, unitlink dan dana pensiun.
Baca Juga : Kenapa Harus Punya Asuransi?
Nah, untuk melengkapi penjelasan dalam artikel ini. Berikut adalah beberapa tips untuk memilih asuransi yang tepat untuk keluarga anda:
Tentukan dan Sesuaikan dengan Kebutuhan Anda
Tentukanlah jenis asuransi yang ingin anda beli. Karena banyak jenis asuransi, dan banyak produk perusahaan dengan manfaat yang sama. Tapi tentu setiap produknya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. SELANJUTNYA sesuaikan dengan kebutuhan anda. Walapun memiliki finansial yang cukup, tapi jika tidak sesuai kebutuhan buat apa. Mending uang preminya disumbangkan ke orang yang lebih membutuhkan. Beberapa perusahaan asuransi biasanya akan menawarkan kepada Anda lebih dari satu produk, oleh karena itu pilihlah produk yang sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, serta tujuan keuangan Anda. Resiko apa saja yang akan tertanggung.
Sesuaikan dengan Anggaran/ Keuangan Anda
Jika ada niat mau beli asuransi tentu anda sudah siap membayar preminya setiap bulan atau per tahunnya. Sangat direkomendasikan jika memilih produk asuransi kesehatan murni yang preminya relatif lebih murah tapi sesuai kebutuhan. Dalam teori prencanaan keuangan, cara idealnya adalah mengalokasikan pendapatan atau income antara 10%-20% untuk asuransi.
Membeli produk asuransi tidaklah sama dengan membeli produk-produk tangible (dapat dilihat, disentuh) contohnya seperti mobil, rumah dan lainnya. Karena ini benar-benar berfungsi saat kejadian terjadi pada anda, dan itupun harus sesuai dengan ketentuan Polis telah ditandatangani. Ketika memutuskan untuk mempertimbangkan membeli polis asuransi suatu produk dari perusahaan asuransi, yang pertama Anda lakukan adalah meminta kepada Agen asuransi untuk membuatkan anda ilustrasi atau contoh. Sehingga anda lebih mudah mengerti.
Mempelajari Manfaat Produk
Pelajarilah semua manfaat produk yang dibeli serta prosedur klaimnya dengan jelas, supaya mudah mendapatkan pengajuan. Pastikan anda memahami syarat dan ketentuan yang berlaku dari perusahaan asuransinya. Misalnya pengecualian, masa tunggu dan lainnya. Ada produk asuransi yang tidak berlaku atau tidak bisa dipergunakan sebelum 30 hari polis anda diaktifkan. Apapun kata si penjual, minta contoh copy polis produk yang ingin dibeli untuk dipelajari, sebelum menjalankan pembelian. Sehingga anda punya waktu untuk mempelajari dirumah, dan berdiskusi dengan orang yang paham dengan itu.
Membeli Produk Asuransi di Perusahaan yang Kredibilitas
Belilah produk asuransi dari perusahaan asuransi yang sudah jelas terdaftar di OJK dan dilakukan oleh tenaga pemasar yang berlisensi atau sertifikasi dari AAJI dan AAUI. Pilihlah perusahaan asuransi yang tidak bermasalah dalam hal pengelolaan keuangannya. Umur perusahaan sangat menentukan kredibilitas sebuah perusahaan karena itu membuktikan eksistensi perusahaan yang terus berjalan diterpa berbagai kesulitan perekonomian dari masa ke masa. Penghargaan yang diperoleh, kredibilitas sebuah perusahaan pun ditunjang dari kemampuan perusahaan dalam memperoleh penghargaan.
Bandingkan Produk Dengan Asuransi Lain
Tidak usah terburu-buru, mintalah beberapa perusahaan asuransi membuatkan ilustrasi dan mulailah mempelajari produk asuransi tersebut. Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, bahwa kami yakin jika agen asuransi seorang profesional. Dia akan memberikan foto copy polis, dan mau membuatkan ilustrasi buat anda.
Bersikap Terbuka dengan Agen Asuransi
Bukan berarti anda curhat kepada si salesnya. Tapi yang dimaksud disini adalah anda terus terang kepada tenaga pemasar dalam memberikan informasi yang mereka butuhkan, guna menghindari penolakan pada saat pengajuan klaim. Jujur saja. Misalnya anda pernah mengalami penyakit keras dan sebagainya. Saat ini banyak produk asuransi yang tidak perlu medical check-up. MENURUT kami disini anda harus hati-hati dan mengetahui sampai dimana pihak asuransi menjamin anda.
Memiliki Rekanan Jaringan Rumah Sakit Luas dan Ketahui Rumah Sakit dan Jenis Perawatannya
Kenapa ini perlu? Untuk apa beli asuransi jika rekanan rumah sakitnya hanya ada di provinsi atau kota besar. Anda juga harus mengetahui rumah sakit yang dapat menerima klaim dari perusahaan asuransi. Sebagai rekomendasi, sebaiknya PILIHLAH Perusahaan Asuransi yang bekerja sama dengan banyak rumah sakit dan dapat dijangkau dengan mudah dari tempat tinggal anda.
Teliti Kemudahan Dalam KLAIM
Pada dasarnya ada dua jenis sistem klaim yaitu cashless dan reimbursement. Dalam sistem cashless atau non-reimbursement biasanya pembayaran pengobatan di rumah sakit dilakukan dengan menggesek kartu asuransi kesehatan.
Jangan Membeli Asuransi melaui Telepon/ Telemarketing
Jangan mudah tergoda dengan iming-iming yang diberikan oleh sales asuransi melalui telepon. Bertemu secara langsung sekalipun kita harus berhati-hati, apalagi lewat telepon. Kita tidak tahu siapa orangnya, walaupun mereka mengaku dari Perusahaan Asuransi terkenal. Sebenarnya jauh lebih bagus jika bertatap muka dengan si agen asuransinya.
Pelayanan Selama 24 Jam
Pilihlah asuransi perusahaan asuransi yang menawarkan pelayan ekstra 24 jam dan hari libur. Karena kita tidah tahu membutuhkan asuransinya. Bisa saja tepat dihari libur atau pagi hari. Apakah perusahaan tersebut bekerja sama dengan pihak rumah sakit, sehingga memudahkan nasabah dalam mengajukan klaim, tanpa membayar terlebih dahulu. karena jika tidak, akan merepotkan Anda nantinya.
Ajukan Ketika Masih Muda dan Masih Sehat
Poinnya sederhana, ajukan diri Anda ke asuransi, ketika sehat. Saat sudah sakit, sangat besar kemungkinan asuransi menolak permohonan Anda. Kalau nasabah yang diterima sudah sakit, asuransi pasti rugi karena biaya rumah sakit lebih besar dari premi polis. Makanya perusahaan asuransi tidak mau terima nasabah yang sudah menderita sakit. Perusahaan asuransi memperhitungan premi asuransi kesehatan berdasarkan hukum tersebut. Meskipun kondisi sehat, orang berumur lebih tua membayar premi lebih mahal dari yang umur lebih muda. Umur menentukan tingkat premi.
Baca Juga : Apa itu Asuransi? Manfaat dan Jenis Asuransi
Perhatikan Syarat Inap
Ada syarat – syaratnya. Pihak asuransi menetapkan aturan mengenai rawat inap, sebagai berikut:
- Rawat inap harus dilakukan di rumah sakit. Artinya jika rawat inap di klinik, pihak asuransi tidak akan menggantinya. Pastikan dengan pihak asuransi rawat inap itu dimana saja?
- Berapa lama rawat inap menjadi persyaratan. Ada yang menetapkan 1 hari rawat inap sudah bisa diklaim, tapi ada yang mengharuskan minimal 2 hari rawat inap. Ada yang hanya di UGD (tidak perlu masuk kamar dulu) selama minimal beberapa jam, sudah bisa diklaim karena masuk kategori rawat inap. Persyaratan ini harus jadi pertimbangan saat mengevaluasi penawaran asuransi. Tanyakan ke agen soal ketentuan rawat inap ini.
Pastikan Membeli Polis Asuransi dari Agen Berlisensi AAJI
Setiap agen resmi pasti telah terdaftar dan memiliki kartu AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) baik itu yang bersifat sementara maupun yang telah berlisensi penuh. Hal ini sangat penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan oleh Anda ke depannya. Jika agen tersebut tidak mempunyai AAJI, maka sebaiknya urungkan dulu niat anda untuk beli polisnya. Walaupun si agen tersebut teman atau anda kenal.
Pertimbangkan berbagai kelebihan serta kekurangan asuransi yang Anda pilih. Memilih asuransi yang baik perlu strategi khusus dan tidak semestinya dilakukan dengan terburu-buru. Jika diperlukan, mintalah saran dari perencana keuangan Anda sehingga pilihan Anda semakin baik lagi. Jangan malas jadi orang teliti. Ini Asuransi bukan seperti produk yang dapat anda sentuh. Pengertian produknya cukup kompleks dan banyak disclaimer-nya.

0 Response to "13 Tips Memilih Asuransi Yang Tepat Untuk Keluarga"
Posting Komentar